Kamis, 05 Februari 2009

Selamanya Ada dalam Hatiku

Hari sudah malam ketika aku mendengar telepon
berdering
Saat itu aku tidak tahu kedukaan yang dibawanya.

Ia terbunuh oleh satu kesalahan ceroboh
Yang diputuskan oleh beberapa temannya.

Aku tidak mengerti apa yang mereka pikirkan
Pengemudi mobil yang ia naiki mabuk.

Sekarang aku hanya bisa memikirkannya dan
menangis
Dan bertanya sendiri berulang kali dan sekali
lagi, mengapa?

Aku menyimpan semua kenangan yang kami alami bersama
Dan ingat betapa ia dicintai dan menyayangi.

Sekarang ia sudah pergi, namun tetap terasa masih
berat berpisah
Jadi, itu sebabnya ia akan selamanya ada dalam
hatiku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar